Perjalanan saya di FOSJ-T berawal ketika timbul keinginan saya untuk mengikuti sebuah seminar, menggantikan posisi teman saya yang pada waktu pertemuan ke 2 kali castim di SMK N 50 Jakarta Timur. Saya bersama dengan teman saya yang bernama Ester mengikuti kegiatan di SMK N 50 Jakarta, di sana saya mendapat pengalaman baru, mendapat teman baru dan lebih tepatnya saya mendapat ilmu baru.Banyak materi yang disampaikan ketika saya mengikuti agenda di SMK N 50 Jakarta, materi yang disampaikan pada hari itu adalah mengenai pemuda, pengenalan FOSJ-T, dan cara menanam pohon yang baik dan benar. Tidak hanya materi, saya dan teman-teman yang lain pun diajak untuk menanam pohon secara langsung. Oh iya sebelum menanam pohon saya dan teman-teman saya diminta untuk memilih koordinator castim dan kapten castim secara musyawarah dan akhirnya terpilih 1 orang laki-laki bernama Azis dari SMK N 26 sebagai Kapten CASTIM,dan 1 orang perempuan bernama Ratna dari SMK N 51 sebagai Koordinator CASTIM. Setelah pemilihan KACAS (Kapten CASTIM) KOCAS (Koordinator CASTIM) tiba saatnya untuk ishoma dan baru dilanjutkan untuk praktek menanam pohon di bantaran kali yang letaknya tidak terlalu jauh dari SMK N 50 tersebut.Selesai di agenda tersebut saya merasa sangatnyaman bergabung di FOSJ-T akhirnya saya dan teman saya Ester memutuskan untuk lanjut dan mengikuti agenda-agenda berikutnya. Tapi ketika itu teman saya yang bernama Ester tidak dapat hadir untuk mengikuti agenda berikutnya dikarenakan ada keperluan lain.akhirnya saya mewakili sekolah saya hadir untuk mengikuti agenda berikutnya yaitu di SMKN 40 Jakarta. Di SMK N 40 Jakarta saya dan teman teman yang lain kembali mendapatkan materi dari senior-senior di FOSJ-T, pada kali ini para senior memberikan kami maateri mengenai Manajement Aktivitas, dan Leadership.melalui materi ini saya menjadi lebih paham bagaimana mengatur aktivitas dengan baik dan benar. Setelah berbagai materi kami para CASTIM disuguhkan dengan sebuah games, kami dibagi menjadi 4 kelompok, setelah pembagian kelompok masing-masing kelompok diberi tugas untuk membuat 10 contoh aktivitas mulai dari penting dan mendesak sampai tidak penting dan tidak mendesak. Usai games tiba waktunya untuk sholat dzuhur. Setelah sholat dzuhur kami para peserta makan bersama, berbeda dengan makan bersama sebelumnya, pada kali ini kami makan di tengah lapangan dan pada saat itu matahari sedang terik-teriknya. Seusai makan dan minum kami tidak langsung pulang, tapi kami disuguhkan dengan aksi militer. Kenapa aksi militer? Karna menurut saya memang pelatihan kali ini cukup keras. Seusai minumtidak sempat kami beristirahat sejenak kami diajak untuk lari mengellilingi lapangan kurang lebih sebanyak 5 kali (seingat saya). dan itu cukup membuat saya lelah, karna notabene saya adalah seorang anak yang punya ada aja penyakitnya.Usai agenda di SMK N 40, sekolah kami mendapat undangan kembali untuk mengikuti agenda di SMK N 22 Jakarta. Tapi Tuhan berkata lain pada hari itu saya tidak bisa mengikuti agenda dikarenakansaya ada pelayanan di Gereja saya.Berlalu dari SMK N 22, saya kurang ingat persis kegiatan" berikutnya. Tetapi yang saya ingat sebelummasuk ke LDK pada waktu itu. Ada sekitar 4 agenda yang saya ikuti yaitu ketika percobaan debat di Masjid At-tin TMII, pada saat itu materi debat adahal keuntungan dari pemasangan tower jaringan dari pihak operator seluler, dengan warga yang diamanahkan untuk menjaga tanah warisan turun temurun keluarganya. Lalu agenda di Lubang Buaya atau lebih tepatnya di Monumen Pancasila sakti tepatnya pada hari pahlawan 10 Nov 2013, materi yang didapat adalah mengenai Public Speaking. Setelah itu agenda di Lubang Buaya kembali, berbeda dengan sebelumnya, untuk kali ini agenda dilaksanakan dengan system post to post. Berawal dari sebuah permainan matematika saya dan teman-teman saya yang hadir pada saat itu berusaha menyelesaikan permainan dengan waktu yang tidak lama. Setelah terselesaikan ternyata permainan itu berujung pada sebuah nomer handphone seseorang, entah siapa itu. Tak ambil kami segera menelepon menggunakan handphone teman saya. terdengar suara seseorang dari seberang, ketika kami tanya siapakah gerangan seseorang yang mengangkat telepon itu, ia tak menjawab pertanyaan kami. Akhirnya kami menanyakan hal lain, yaitu "setelah ini kami kemana?" dan suara diseberang sana berkata "Kalian ke halte terdekat dari situ, dan temui kak Nursolina" dan serempak kami berfikir bahwa halte itu adalah halte Busway Pinang Ranti. Setelah sampai di sana kami masuk dan menemui kak Nursolina, setelah bertemu kak Nursolina kami disuguhkan beberapa pertanyaan dan kami harus menjawab dengan 1 suara. Setelah diperkirakan berhasil menyelesaikan pertanyaan kami di berikan suatu kode yang harus dipecahkan agar kita dapat pergi ke post berikutnya, tidak hanya itu kami juga diberi pesan bahwa jumlah kami tidak boleh berkurang satupun ketika kami sudah sampai di post akhir (berangkat bareng sampai tempat tujuan bareng-bareng juga). Setelah kode terpecahkan kami segera pergi ke tujuan berikutnya, yaitu Halte Fly Over Jatinegara.beberapa point kami dapat di post ini, ternyata klimaksnya ada di sini. Ya ketika kami ingin meninggalkan post tersebut dengan meminta kode atau petunjuk kemanakah kita harus pergi berikutnya,ternyata tidak mudah mendapatkannya. Kami diminta meninggalkan 1 orang teman kami di post tersebut baru kami dapat pergi dan melanjutkan perjalanan kami, tetapi jika kami tidak mau meninggalkan salah satu teman kami maka perjalanan kami sia-sia. Kami bingung jika salah seorang diantara kami ada merelakan dirinya untuk tinggal di post ini, maka kamitelah melanggar pesan dari post sebelumnya.. tetapi jika kami tidak melanjutkan perjalanan maka sia sialah sudah setengah perjalanan yang di tempuh pada hari itu. Ketika keadaan benar" membingungkan dengan kerelaan hatinya salah seorang diantara kamiyang bernama Bintang berkata "udah biar gua aja yang disini, kalian lanjut aja". Dan disitu kami benar" dilanda bingung…singkat kata singkat cerita akhirnya kami tanpa bintang pergi ke tujuan berikutnya yaitu Halte Walikota Jakarta Timur. Dan finally kami dipertemukan kembali bersama Bintang disana.Setelah itu agenda ada di SMK N 26 untuk pra LDK.kembali kami menjalani post to post ketika agenda di SMK N 26..Agenda di 26 pun berlalu, tiba saatnya untuk LDK,tapi lagi-lagi Tuhan berkata lain orang yang ikut agenda bukanlah aku, Ester, dan Megandi. Melainkan 2 orang teman OSIS ku yang diamanah kan oleh Pembina, dan kedua temanku ini adalah orang yang tidak pernah sama sekali ikut agenda FOSJT. Walaupun tidak bisa terima di awal, tapi kami mencoba untuk berlapang dada.LDK berlalu, salama perjalanan menuju pelantikan banyak hal yang kita lalui, berawal dari kegiatan di PGC, lalu bermalam di SMK Angkasa 1, dan bermalam di SMK N 48 yang diakhiri dengan Pelantikan pengurus di Kantor Walikota Jakarta Timur. Sungguh indah masa-masa perjuangan itu yang mungkin takkan ku lupakan ketika aku dewasa nanti .Ini Kisahku mana kisah mu??mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan nama, dan kata.
SUMBER : http://anggitacesilia.blogspot.com


acara yang bagus,dengan aktivitas yang bagus,salam kenal dari saya Henki Wibowo
BalasHapus